Jumat, 19 Maret 2010

Aku dan kamu

Saat pertama kamu kenal aku, ada kesan terucap :
nice to meet you
i'm happy to know u
thanks for being my freind

Saat kamu dekat dengan aku, ada rasa peduli yang muncul :
bolehkah aku mengenal jauh tentang dirimu ?
aku siap jadi pendengar yang baik atas semua masalah-masalah mu

Saat ada ikatan antara kita, ada kisah tersusun :
aku sayang sama kamu dan aku berharap kamu juga sayang sama aku
aku merasa nyaman ada di deket kamu

Saat ego muncul, ada konflik di dalamnya :
aku butuh dimengerti, bukan selalu ngertiin kamu
aku cape

Saat lelah menjemput, kata putus asa pun mengikuti :
maaf, aku harus pergi
kita memang sudah tidak cocok
aku tidak bisa meneruskan ini!

Finally :
penyakit hati mulai membasahi lubuk jiwa. Ada sakit, perih, hancur, sesak, menyesal, luluh, dan dendam. Entah sampai kapan, mungkin sampai waktu menunjukkan kepada aku kalau masih ada suatu hal yang jauh lebih baik dari "kamu".

Kamu memang tidak bisa tergantikan, tapi untuk sekarang dan selanjutnya kamu hanya sekedar masa lalu yang cukup dikenang saja. Anggap saja aku pernah menemui orang baik seperti kamu walaupun akhir ceritanya tidak baik seperti awalnya.

Dan aku rasa ...
sepertinya aku sudah menemukan "dia" yang jauh lebih baik dari "kamu". Dia memang tidak bisa menggantikan kamu, tapi dia bisa membuat hidup aku jauh lebih indah untuk selanjutnya.
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar